Banjir Proposal THR dari Wartawan Gadungan

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menjelang lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang kebanjiran ratusan proposal permintaan uang tunjangan hari raya (THR). Proposal itu datang dari berbagai profesi dan lembaga swadaya masyarakat.

“Yang paling banyak dari asosiasi wartawan yang tak jelas penerbitannya,” kata Zainal Arifin, Kepala Bagian Humas Kabupaten Tangerang hari ini.

Setiap instansi, menurut Zainal, rata-rata menerima 50-100 proposal permohonan THR. Proposal berdatangan sejak awal puasa. Semakin mendekati lebaran, jumlahnya semakin banyak. “Di instansi yang menghasilkan uang, jumlah proposal masuk lebih banyak lagi,” kata Zainal.

Menurut Zainal, Pemerintah Kabupaten Tangerang tak akan memberikan tunjangan sepeser pun bagi para pengaju proposal itu. “Anggaran THR untuk kalangan luar tidak ada,” kata dia.

Joniansyah

Tempo Interaktif, Kamis, 12 Oktober 2006 | 05:04 WIB

http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/10/12/brk,20061012-85891,id.html

1 comment so far

  1. Djoko Saksono on

    Wartawan harus bekerja sesuai standar kompetensi dengan mengindahkan etika jurnalistik. Saat ini ada 3 organisasi wartawan yang memenuhi standar kriteria Dewan Pers yakni AJI, IJTI dan PWI. Wartawan adalah profesi sehingga dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, seorang wartawan dituntut berperilaku profesional sesuai aturan hukum yang ada.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: