Al Washliyah Minta Penyandera di Irak Bebaskan 2 Jurnalis Metro TV

Jakarta – Desakan agar kelompok penyandera di Irak segera membebaskan dua jurnalis Metro TV, Meutya Hafid dan Budiyanto, makin meluas. Ormas Islam, Al Jamiyatul Washliyah, juga meminta agar pembebasan terhadap dua wartawan itu segera dilakukan.

“Kami memohon kepada pihak militan di Irak untuk segera membebaskan Sdr Metya Hafid dan Budiyanto tanpa syarat, karena mereka adalah sesama muslim,” demikian tulis siaran pers PB Al Jamiyatul Washliyah yang ditandatangani Sekretaris Haris Sambas yang diterima detikcom, Minggu (20/2/2005).

Al Washliyah juga meminta agar Departemen Luar Negeri (Deplu) agar terus berperan aktif untuk berupaya membebaskan kedua wartawan itu. Selain itu, Al Washliyah juga menyerukan kepada umat Islam, khususnya warga Al Washliyah untuk mendoakan semoga para militan di Irak segera membebaskan kedua wartawan itu.

Hari ini merupakan hari keenam penyanderaan terhadap Meutya dan Budiyanto. Kelompok penyandera menamakan diri Brigade Mujahidin Irak.

Para penyandera telah meminta agar pemerintah Indonesia memberikan klarifikasi terhadap keberadaan dua wartawan itu di Irak. Pemerintah, melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memberikan klarifikasi bahwa dua wartawan itu ke Irak untuk melaksanakan tugas jurnalistik, dan tidak terkait dengan pesanan politik apa pun. Namun, penyandera belum juga membebaskan keduanya. (asy/)

Arifin Asydhad – detikcom

Sumber: Detikcom Minggu (20/2/2005)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: